Carut Marut CPNS 2009 Kota Kediri, Polisi Akan Lidik LSM
Kediri (kedirijaya.com) – Tidak hanya para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, khususnya yang ikut dalam kepanitiaan rekruitmen CPNS 2009 yang wajib diperiksa, polisi juga berniat memeriksa atau melakukan penyelidikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Pemeriksaan kepada LSM itu menurut Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan untuk mengetahui kebenaran data terkait lima nama CPNS yang diduga rekayasa, serta asal mula data yang sudah dipublikasikan tersebut.
“Data itu barang bukti pak. siapa itu yang memegang, itu juga akan kita sidik bila perlu. Karena bukan kewajiban dia untuk mempublikasikan data tersebut. Data itu darimana, itu merupakan rahasia Negara,” ungkap AKBP Rastra Gunawan, Senin (18/1/10)
AKBP Rastra Gunawan menambahkan, proses penyelidikan berdasarkan laporan resmi mengenai dugaan manipulasi data dalam rekruitmen CPNS dari Walikota Kediri dr Samsul Ashar, kini sudah mulai nampak adanya titik terang. Bukan tidak mungkin, imbuh Rastra, polisi akan segera mengarahkan kasus ini kepada salah seorang tersangka.
“Kalau ibaratnya masuk hutan, sekarang ini sudah kelihatan hutan tersebut. Namun kita masih terus melakukan pemeriksaan. Kita juga akan mengejar lagi ke Bandung,” terang AKBP Rastra Gunawan.
Masih kata Rastra Gunawan, tidak menutup kemungkinan dalam perkembangan penyelidikan, pihaknya akan merubah atau menambah pasal yang akan diterapkan.
“Tidak ada masalah mengenai pasal, bersamaan dengan perkembangan selanjutnya, pasal apa-pasal apa yang akan kita pakai nanti. Sekarang sudah terlihat titik terang, nanti siapa-siapa saja yang bertanggung jawab disitu,” ancam Rastra Gunawan.
Menanggapi rencana pemanggilan pihak kepolsian, Ketua LSM Masyarakat Transparansi Kediri Arif Wijaya menjawab enteng.
“Data itu tidak dapat dikatakan rahasia Negara, karena data itu hasil tes, semua peserta tes dan publik berhak mengetahuinya. Terkecuali, kalau itu soal yang perlu dijaga kerahasiaanya,” ungkap Arif Wijaya dikonfirmasi melalui ponselnya.
“Karena kami belum mendapat surat pemanggilan secara resmi, pemanggilan sebagai apa, atau seperti apa isinya, maka kami tidak dapat berkomentar terlalu banyak. Yang pasti kalau kita dipanggil, kita siap, dan kita akan mempersiapkan segala sesuatunya,” pungkas Arif Wijaya.
Sementara Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama Syamsul Umam mengatakan, akan melihat kontek dari rencana pemanggilan tersebut. “Kalau data itu benar, saya malah akan mempertanyakan kenapa data itu tidak boleh dipublikasikan, padahal itu hasil yang perlu diketahui oleh peserta dan masyarakat luas,” kata Syamsul Umam. (NB)



Kediri (kedirijaya.com) – Persik kediri tetap mempertahankan skor 4-0 atas tamunya Mitra Kukar. Gol yang diciptakan oleh Berta Yuana pada menit ke-11 dan dicetak oleh Andrian Trinidad pada menit ke-12, 17 dan 22. Walaupun...»
Kedirijaya.com – Mazda Motor Corp mengumumkan telah mengembangkan i-ELOOP, sebuah sistem pengereman regeneratif berbasis kapasitor untuk kendaraan penumpang yang pertama di dunia. Sistem ini akan mulai diterapkan pada produk-produk Mazda tahun 2012 mendatang. Menurut...» 

