Manfaatkan ‘Karung Sisa’, Jatah Raskin 2010 Tak Sesuai Label
Kediri (kedirijaya.com) - Ironi, Bulog Sub Drive 5 Kediri akan memanfaatkan ‘karung sisa’ dalam penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) di tahun 2010 ini. Akibatnya, jatah raskin yang akan diterima oleh Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) tidak akan sesuai dengan label. Yakni, jatah 13 kilogram berada dalam kantong 15 kilogram
Penggunaan karung dengan label ukuran 15 kilogram tersebut, karena cetakan karung beras pada tahun 2009 memang belum habis digunakan. Untuk menghindari kesalahan, Bulog tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Kepala Bulog Sub Divisi Regional 5 Kediri Syamsudin mengaku, sisa karung beras pada 2009 lalu yang bertuliskan 15 kg masih ada 6 ribuan karung, sehingga rugi bila tidak digunakan.
Syamsudin menegaskan, untuk mengantisipasi kesalah pahaman bagi penerima raskin terkait label yang tertera dalam karung, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah diwilayah operasionalnya agar melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum dibagikan.
“Kemungkinan penggunaan karung beras miskin bertuliskan 15 kg akan berlanjut hingga 6 bulan ke depan, pihak Bulog akan menyalurkan beras miskin kemasyarakat pada pertengahan januari,”pungkasnya ke kedirijaya.com
Seperti diberitakan sebelumnya, selain ada pengurangan kapasitas beras miskin tiap RTSPM. Jumlah RTSPM dikota dan kabupaten kediri juga mengalami penurunan 0,71 persen. RTSPM di kota kediri untuk tahun lalu sebanyak 11.693 dan kini turun menjadi 11.049. Sedangkan untuk untuk kabupaten Kediri yang semula 120.203 kini turun menjadi 111.684 RTSPM. (RA/mj)




Kediri (kedirijaya.com) – Menjelang liburan natal dan tahun baru kini sejumlah masyarakat mulai mudik dan plesir ke beberapa daerah Sejumlah penumpang di stasiiun kereta api Kota Kediri khususnya untuk kereta eksekutif dan bisnis mulai...» 
